Cinta yang lainnya

February 26th, 2008 by epoy-qatar

Cinta tak selamanya berakhir bahagia atau Cinta selamanya tak berakhir bahagia?

Cinta tak selamanya berakhir bahagia, adalah ungkapan rasa sesal atas pilihan cintanya. Pada akhirnya cinta tidak bisa menjembatani perbedaan, ketidakcocokan, hilangnya rasa saling menghargai hingga cinta berangsur pudar dan akhirnya lenyap.

Cinta selamanya tak berakhir bahagia, lebih menyedihkan… seseorang akan sepenuhnya menyadari bahwa sebesar apapun cintanya pada seseorang, tidak akan pernah membuat yang tercinta merasa puas hidup dengannya apalagi merasa bahagia.

Tidak semua pasangan memiliki kehidupan bersama yang bahagia, tingkat kepuasan seseorang terhadap pasangannya sangat mempengaruhi rasa ini. Rasa puas menjaga seseorang untuk tidak mencari pembanding lain atas cintanya.

Pengembaraan atas cinta lainnya dimulai, terkadang cinta berlabuh…. tak jarang pula cinta hanya berayun pelan di tengah lautan. Cinta sunyi yang hanya mampu diungkapkan dengan pandangan mata ataukah cinta membara yang menginginkan sambutan rasa yang sama.

"Aku mencintai dia demikian pula sebaliknya, dia adalah orang yang cocok berpasangan denganku… tapi sayang aku berjodoh dengan orang lain yang sama sekali tidak cocok walaupun ada sedikit rasa cinta…"

Akhirnya, selamanya cinta tak berakhir bahagia…

Mengalah untuk menang

January 6th, 2008 by epoy-qatar

Buku psikologi karya Magla Mahfudz ini mampu membuka ikatan benang-benang kusut seputar konflik rumah tangga. Perlu dibaca oleh para ibu dan calon ibu yang mendambakan keharmonisan rumah tangga.
Karakter dasar perempuan yang emosional dan lelaki yang egois dapat disikapi dengan kecerdasan emosional istri sehingga konflik rumah tangga dapat teratasi.

Langkah-langkah praktis & realistisnya adalah:
(1) Yang tenang yang menang
Istri yang cerdas emosinya hanya akan berkonsentrasi pada tema yang menjadi konfik saja. Istri pemenang sadar bahwa keberhasilannya dalam menjaga ketenangan jauh lebih berharga daripada menyerah terhadap nafsu amarah.

(2) Minta maaf jika salah, tetap hormat jika benar
Istri yang cerdas akan meminta maaf dengan lembut dan memberikan penjelasan kepada suami bahwa dirinya tidak bermaksud buruk, bahwa ia mencintai dan menghormati suaminya. Diakhiri dengan inisiatif mengubah kondisi dengan keluar ruangan, bersikap biasa dan tidak membahas masalah tersebut di lain waktu.
Bila suami yang salah, istri harus menjaga agar suami tidak merasa kalah perang. Kebanyakan lelaki tidak suka minta maaf dengan ucapan tapi cukup dengan mengakhiri kondisi yang ada.

(3) Mengubah suami dengan manis
Mengubah suami tidak dapat dicapai melalui pertengkaran dan memaksakan pendapat, tetapi dengan mendorongnya untuk bersikap lebih lembut dan menyakinkan akan keuntungannya. Bermanis-manislah kepada suami dalam hal berkomunikasi dan berperilaku, dukung sekecil apapun perubahannya, tingkatkan respon dalam berhubungan intim.

(4) Berdamai melalui hubungan intim
Menolak ajakan suami berhubungan intim selain dilarang agama juga menghilangkan kesempatan emas untuk berdamai dan menghilangkan konflik. Para suami memang memanfaatkan hubungan intim untuk berdamai dengan istri, sebagai ganti permintaan maaf mereka secara terus terang. Istri yang cerdas harus menyambut gembira keinginan suami dalam menyelesaikan konflik.

(5) Jangan memperbesar masalah
Pahami karakter suami, istri tidak perlu mengharap diperlakukan yang sama karena suami adalah sosok yang lain. Ketika anda menghindari konflik, harus diingat bahwa hal iu semata-mata untuk kemaslahatan diri. Anda harus bersikap tenang dan tegas dalam menolak segala usaha untuk membesar-besarkan masalah. Hindarilah peran sebagai salah satu pihak dalam pertengkaran.

(6) Jauhkan intervensi orang ketiga
Istri hendaknya menjaga rahasia rumah tangga untuk mencegah semakin meruncingnya konflik sehingga tidak memperbesar masalah dengan suami. Tidak penting mempertimbangkan apakah orang ketiga tersebut berniat baik atau buruk.

(7) Jangan menyiksa diri
"Sikapilah watak suami yang tidak anda suka seperti menyikapi kamar yang sempit. Daripada mengeluh karena kondisi kamar yang terlalu sempit, lebih baik dengan cerdas anda memilih warna apa yang bisa membuatnya tampak lebih luas, atau memilih furniture yang cocok yang memberi kebebasan bergerak."

(8) Hindari pantangan suami
Istri hendaknya tidak membahas hal-hal yang menjadi pantangan suami atau membuatnya terganggu, seperti membicarakan sejumlah anggota keluarganya, membahas hubungan cintanya di masa lalu, atau apa saja yang menjadi titik kelemahan suami.

(9) Tidak perlu lari
Manfaatkan konflik yang ada untuk mengetahui titik kelemahan rumah tangga anda, lalu tangani kelemahan itu.

Sampai dimana kita memahami pasangan masing-masing?

Menjadi ibu rumah tangga memang tidak mudah… Dalam hal ini, saya masih "playgroup" - masih dalam tahap main rumah tangga-rumah tanggaan.

Cinderella dideportasi

April 16th, 2006 by epoy-qatar

Visa expired bener-bener memalukan, hehe… Karena berencana pulang ke Indonesia daku malas-malasan memperpanjang visa. Berhubung di sini musim panasnya super hot, lebih dari 40 derajat di puncak summer, jadi daku berencana menyelamatkan kulitku nan indah ini ke Indonesia. Biasanya sih pesawat Qatar Airways jarang peuh, jadinya daku santai-santai saja tuh beli tiketnya. Sampai saatnya tiba aku pergi ke travel langgananku, punyanya uncle jamal (orang india). Apa hendak dikata, pesawat penuh… orang indonesia sebagian besar pulang karena anak-anak sekolah libur musim panas 3 bulan. Di sini musim panas bisa bikin hidung mimisan, o lala… Akhirnya daku kebagian tiket pesawat juga setelah booking satu minggu lebih. Jadwal kepulanganku pukul 22.30 jam Qatar bertepatan dengan hari berakhirnya visa. Dengan santai berbekal tiket pesawat, daku check in 1 jam sebelumnya. Setelah masuk bandara internasional Qatar, mataku langsung tertumbuk pada segerombolan orang yang berada di meja penerbangan QA. Walah-walah ada apa nih??? Ternyata QA overbooking malam itu, dengan jantung yang berdetak kian kencang daku menghadap petugas tiket yang memberi berita bahwa pesawat penuh dan dengan segala permohonan maafnya penumpang lainnya ditunda keberangkatannya hingga esok. Hahhhh??? ya ampun… bagaimana mungkin?? Sementara visaku expired malam ini pukul 00.00… Apa hendak dikata, cinderella panik… semua barang daku tinggal (cuek aja, karena di sini aman kagak ada pencuri, hehe…) dan segera melampiaskan kekhawatiranku dan menumpahkan uneg-uneg atas kekacauan penerbangan QA ini. Walhasil, petugas minta maaf lagi dan berjanji mengupayakan tiket untukku malam itu juga. Setengah jam menunggu, sampai waktu tepat pukul 22.30… ah… pesawatku janganlah terbang… Doaku terkabul dan pesawatpun delay. Di detik terakhir, daku masih komplain karena waktu yang tersisa hanya 1 jam lagi sebelum daku dideportasi, hehe… malu kan??? Penantian dengan mata melotot dan emosi campur baur itu akhirnya berbuah tiket pesawat. Alhamdulillah… Daku segera boarding dan menghitung detik-detik pesawat take off… Tepat menjelang pukul 00.00… Cinderellapun akhirnya selamat dari rasa malu karena ancaman deportasi, hehe… Bonusnya, bawaanku yang overweight akhirnya diijinkan dibawa bagasi tanpa perlu biaya tambahan, hehe… Alhamdulillah…

Aku dan sahabatku

April 5th, 2006 by epoy-qatar

Well, one of my bestfriend. Dia seorang yang berjenis kelamin laki-laki, namanya Didi. Aku kenal dia sudah hampir empat tahun. Kita sering menjalani hari-hari yang membosankan bareng. Waktu aku patah asa, dia juga nemenin patah hati huehehe… saking baiknya tuh.. Hobi kita tuh nonton, window shopping ke M2000, makan di warung TEGAL (heuhehe.. cuma aku dan dia yang tau kenapa tegal-nya huruf besar) dan jalan-jalan. Pokoknya semua kegiatan yang pasti ngabisin duit. Someday, cuaca hujan dan kita tetep maksain jalan-jalan… Dengan menunggang honda astrea, kita melaju pelan menembus hujan dengan payung… (meuni maksa pisan). Tujuan pasti adalah Bandung SuperMal (BSM). Ternyata hujan semakin kencang, dan tetesan air dari payungpun semakin banyak. Maksud hati sih melindungi didi juga dari hujan. Walhasil, tetesan air dari ujung payung itu ternyata lebih mirip talang. Tentunya berakibat celana jeans belel yang dipakai didi malah lebih basah di kedua pahanya hehehe… Untung aja kenanya di bagian paha, kalau ditempat ‘itu’ bisa-bisa dikirain ngompol di hujan bolong, hehe…

Dubai

March 27th, 2006 by epoy-qatar

Dubai salah satu kota yang cuantikkk di Uni Emirat Arab… Lebih terbuka terhadap peradaban barat. Ada Palm Beach Island, yang bentuknya bener-bener kaya pohon palem kalau dilihat dari udara. Cantik deh… Negara ini juga ada di daerah pinggiran perairan, jadi cuacanya gak jauh-jauh amat dari cuaca di Qatar.

Hati-hati dengan senyuman

March 27th, 2006 by epoy-qatar

Senyum adalah ibadah. Di sini gak ada orang senyum sembarangan kaya di Indonesia. Gigi kelihatan dikit dikira senyuman yang menggoda. Makanya orang Indonesia yang terkenal ramah dan murah senyum, jadi agak susah beribadah gratisan. Jalan juga gak boleh tanpa muhrimnya, bisa-bisa jarak 2 meter sudah ada yang ngikutin… Suatu ketika di World Festival, aku pengen jalan-jalan liat stand negara lain tapi gak ada yang mau nemenin… akhirnya berbekal rasa aman yang kubawa dari negeri sendiri, kuberanikan diri jalan-jalan… walhasil, seorang lelaki tinggi mengikuti, oh… takut… Apakah aku begitu cantik??? ternyata ge-er juga tidak membantuku, apalagi kalau sudah ada sapaan dari si pengikut. Di sinilah ‘Lost in translation’ jadi penolong. Kalau gak ngerti kan jadi cuek… hehe. Jadi, jangan jalan-jalan sendirian ya… Bahaya!

Kantor Imigrasi

March 27th, 2006 by epoy-qatar

Sampai di sini, yang pertama dilakukan adalah urus visa kunjungan. Di sini suasana islami bener-bener terasa deh. Tidak ada percampuran antara antrian pria dengan wanita, semua terpisah. Lebih tepatnya tidak ada kesempatan saling melecehkan secara seksual. Pemeriksaan kesehatan yang paling berat, mereka seenaknya suruh kita buka-buka baju dan raba-raba area yang sensitif hehe… kan geli. Pemberdayaan pekerja pribumi boleh diacungi jempol (… kaki, bau kan??) sayangnya mereka kurang dibekali skill seperti keahlihan mengoperasikan komputer, kamera digital, dan yang terpenting bahasa inggrisnya. Kemampuan bahasa arabku yang pas-pasan jadinya sering melibatkanku pada percakapan yang tak tau maksud, tujuan bahkan content-nya, hehe… Bisa dibayangkan, kejadian selanjutnya lebih tepat disebut LOST IN TRANSLATION.

Travelling to State of Qatar

March 18th, 2006 by epoy-qatar

Pertama kali menginjakkan kaki ke negara ini, mataku langsung mencari hal-hal yang baru… Dan kesan pertama terhadap para pemudanya… cuakephhh… dan segar, muka shalat gitu loh! Dan yang paling gak tahan adalah janggut rassulnya (aku penggemar pria berjanggut hehe…) tapi jangan salah, dibalik mejanya mereka menyembunyikan ukuran diameter perut mereka yang sebenarnya, yaitu tambun… wah, sayang seribu sayang, begitulah Allah menciptakan manusia bervariasi.